mbak, telan. Sesungguhnya aku ingin tinggal lebih lama lagi di tempat penuh birahi ini, siapa juga yang rela meninggalkan wanita secantik dan semolek dia yang rela tubuhnya kutiduri sepanjang malam, namun jarum jam di dinding yang menunjuk angka 2 menyuruhku untuk pulang. Bokep Rusia Kulirik jam di dashboard, lewat 34 menit dari jam 1 pagi dan sekarang juga bukan akhir pekan. Eh, sebetulnya pacar sih, pak, bukan teman.” Aku mencoba menggali ingatanku. “Dari mana tadi, bu?” tanyaku dengan suara keras sehingga dia tak ada alasan untuk tidak menjawab. Berbagai pikiran berkecamuk, namun kutepis sejenak sambil menepikan taksi yang kukemudikan. Pertemuan-pertemuan kami tak diketahui istrinya, pak.” “Mbak bahagia dengan hubungan itu?” Entah kenapa aku malah bertanya hal seperti ini.










