bang.. Bokep “Iya”, jawabnya singkat, gak yau apa yang ada dibenaknya, kok malem pertamaku bisa lewat bgitu aja tanpa nyolek2 aku, istrinya yang baru ja dinikahinya. aku menuruti saja kemauan kedua orang tuaku, walaupun sekarang sudah gak jamannya lagi menerapkan pernikahan ala Siti Nurbaya dan Datuk Maringgih, aku langsung nikah tanpa pacaran sebelumnya.Lelaki itu (untuk selanjutnya aku sebut ja abang) lebih tua dari aku. Gak da tu gulat smekdon yang menggebu2. “minta apa?” “ehm, gimana ngomongnya ya,” jawabku. “abang masih belum nerima kenyataan kalo kita udah nikah ya?” jawabku pelan. “mmhhh” lenguhku. Sintia nggak tahaann.. Malemnya, aku pulang dengan segudang rasa lelah akibat kerja rodi di kantor, itu juga blon slesai kerjaanku. “Blon”, jawabnya singkat, tanpa memandang wajahku yang berdiri disamping meja kerjanya.




















