Tidak lupa sebelum tutup toko, ku sms ranti, ‘Mbak, ini Udin yg td ganti ban motor mbak. “I love you Anti…”, kubisikkan rayuan ku ke telinganya.Anti yang masih awam dengan percintaan seperti ini nampak kaku. Bokep Colmek “Mas sibuk ya?” tanya ranti sambil memberikan uang padaku. Melihat demikian aku menjadi iba, akupun pupuskan rencanaku untuk meneruskannya. Sungguh kejam diriku, aku pun tidak berani membalas smsnya. Kemudian kami pun berpakaian.“Anti mohon pamit mas…”, katanya dengan muka yang masih sedih. “Diingat tuh, tar bangkrut kita kalau dihutangin terus…”, kata Syamsul menyindirku. Anti mengikuti irama pompaanku, bahkan tangannya langsung memeluk erat tubuhku seolah tidak ingin aku melepaskannya.Kulumat bibirnya yang seksi itu lalu terus kubisikkan
“I love you…” hingga Anti benar-benar terlarut dalam percintaan kami.




















