Erik sangatlah baik padaku. Saat itu, aku benar-benar sendirian. Bokep Jepang “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah, dia mencium kedua pipiku. Dia pun menahan tanganku yang terikat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku. Bosan dengan posisinya, Erik membalikkan posisi tubuhku menjadi telungkup. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Kamu itu perempuan apa??!! Dia pun menahan tanganku yang terikat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku. Aku melihat Erik mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. “Erik marah..”, pikirku. “Eriik!! Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana.




















