Sangat cepat dia membalas smsku, ‘Turunlah ke bawah, jangan kasih tahu siapa-siapa, atau kusebar videomu’, sontak saja aku kaget, video apa maksudnya? Vidio Porno Air mataku terus mengalir. Penisnya besar sehingga memenuhi semua rongga mulutku. “Baguskan, masih fresh…”, kata Candra.Aku pun mulai kembali berlinang air mata, entah apa dosa ku hingga diperlakukan seperti ini. Aku putuskan untuk beristirahat, ketika Mas Wahyu pulang, entah apa harus aku menceritakannya atau merahasiakannya. Sudah masuk ke menit tiga puluh, tampaknya Chandra sudah mulai masuk ke klimaks, ia tampak menggigit bibir atasnya, tangan satunya tetap memegang hp untuk menyorotiku namun satu tangannya sudah mencengkram kepalaku, ia kemudian mengejang, dan akhirnya ia berejakulasi dengan posisi penianya masih tertancap di mulutku.Aku tidak bisa melepasnya, tangannya mencengkram kuat kepalaku, hingga seluruh spermanya












