Ni juga tumben ada sinyal..” gumamnya seraya menekan tombol hijau.“Hallo, Rey..” sapanya lembut.“Woi, Jen!! XNXX Jepang mmhh! Molor aja lu!” teriak seorang cowok membangunkannya yang lagi asyik tertidur pulas didalam Bus pariwisata.Jennifer Arnelita mengerjapkan mata beberapa kali dan menggeliatkan badan untuk merenggangkan otot-otot tubuhnya yang kaku.Fyuuh! Oh iya, kenalkan nama saya Dadang, panggil aja Mang Dadang. Dia tersenyum misterius karena umpan darinya yang berupa kepura-puraan itu termakan oleh Mang Dadang.“Nhaah, kalo diem gitu kan tambah cakep, Neng. Rumput dan semak-semak masih tampak segar.Dengan bersiul-siul kecil, Jennifer tetap lincah melangkahkan kakinya. Suara ribuan binatang malam pun semakin santer terdengar, sehingga menambah suasana malam menjadi sedikit lebih horror.Apalagi gonggongan mirip serigala juga samar-samar sesekali terdengar.




















