Tidak tahu kenapa, rasa sayangku padanya kian bertambah, An merebahkan badannya, kepalanya diatas pahaku, kubelai rambutnya dan sekali-kali kucium pipinya. Tanyaku, “Yachh…. Vidio Bokep Tapi semua telah aku rencanakan, sebetulnya aku mau bikin kejutan ke dia. Setelah dua hari aku hubungi dia lagi “ An, aku di Sierra nih, trus mau ke Bravo, kamu dimana?” dia jawab”aku di rumah, kapan jadinya?” “Mudah-mudahan besok udah nyampai, ditunggu aja ya” aku jawab lagi. Mungkinkah aku dapat menjalani semua ini?Untuk An yang pernah mengisi hatiku, maafkan semua salahku, kalau aku mendengar lagunya Caffein, aku selalu ingat kamu An.




















