Mendadak, kesedihan merambah dalam hati sopir taksi itu. Bokeb Faried pun membuka-buka sebuah majalah sambil menunggu Ayu membuatkan minum. Hidung dan lidah Faried menciumi dan menjilati daerah di belakang daun telinga Ayu dan sekitar tengkuknya. Ayu terkekeh. Ayu menghentikan sejenak ayunan pantatnya. Pakaian yang dikenakannya serta wajahnya dengan make up tipis membuat penampilannya jadi keibuan.“Eeemmm…sudah lama ga jumpa ya…gimana kabarnya sekarang?” sapa Faried yang merasa senang kembali bertemu dengan wanita itu, ia sangat penasaran dengan kabarnya selama tujuh tahun ini yang tidak pernah kedengaran lagi, “ayo duduk dulu!”Ayu duduk di depan Faried dan keduanya saling berpandangan dengan gembira.“Kelihatannya banyak yang sudah berubah” kata Ayu melihat penampilan pria yang dulu menjadi sopir langganannya itu yang juga pernah menghabiskan semalam penuh gairah bersamanya.




















