Tak lama, Tomo sudah habis melucuti pakaian wanita itu. Bokep Brazzers Tomo masih menindihku dan mulai menciumi punggungku.“Hhhmm.. Dan setiba di kamar, aku memeluk Tomo sambil mengucapkan terima kasih.“Terima kasih Tomo..aku sayang sekali sama Tomo..”Tomo pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Tiba-tiba, Tomo menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun. Aku melihat Tomo mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Mukaku terasa panas. Aku terlalu malu untuk memandang wajahnya.“Aku rasa, kamu sudah siap untuk permainan selanjutnya..”Tomo tertawa kecil, sedikit kemarahan masih tersisa pada dirinya. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata.




















