Aku berhitung bahwa tadi malam Oom Bonny menggauli Tante Indri hingga 5 kali. Bokep Aku berusaha menelan lumatanku. Hak sepatunya itu kulumat-lumat. Bau dalamnya sepatu itu. Aku sangat bersemangat untuk bisa memenuhi apa yang diharapkan Oom Bonny dan Tante Indri. Aku mulai menyadari bahwa ‘kesengsem’-ku ini memang telah merebak dan menjangkit pada nafsu birahiku. Tugasku membersihkan rumah termasuk menyapu dan mengepel lantai, merapikan tempat tidur, cuci piring dan cuci pakaian. Aku membayangkan isinya yang kental. Dan ketiga, mencari kondom yang dipakai semalam oleh Oom Bonny. Aku mendesah-desah. Aku ingin meminumnya. Aku berdiri membersihkan meja makan dan membawa piring serta perabotan lainnya ke dapur. Ataukah sudah sadar? Rumahnya kecil sesuai dengan keluarga mudanya yang memang baru menikah dan belum punya anak.




















