Semua mengejar, kiper terjatuh dan aku tiba lebih dulu. Bokep Ojol Karena itu Tante Ratih mematikan televisi dan mengajak aku berbincang menanyakan sekolahku, kegiatanku sehari-hari dan apakah aku sudah punya pacar atau belum.Aku menjawab singkat-singkat saja seperti orang blo’on. Untuk lima menit pertama aku menguasai bola dan lapangan sepenuhnya. Lalu cairan teh pekat yang sudah diseduh untuk kemudian dituang dengan air panas sembari terus dikacau dengan sendok. Berlainan betul dengan adik-adik dan ibumu”, kata Tante Ratih selagi dia menyendok nasi ke piring.Aku sulit mencari jawaban karena sebenarnya aku tidak pendiam. Meraba-raba seperti orang buta menjaga jangan sampai terantuk ke dinding aku kembali ke sofa mengambil selimut dan bantal, lalu kembali meraba-raba ke arah Tante Ratih di pintu kamarnya. Kulihat ada keringat di hidung, di




















